Walaupun yang diserang oleh penyakit hipertensi paru ini umumnya orang dewasa di usia produktif, waktu mereka sedang sibuk menyiapkan hari depan mereka, tapi menurut dokter ahli hipertensi ini, penyakit ini juga berkembang pada anak-anak yang masih kecil. Pada bayi yang baru lahir pun sering tidak terdeteksi karena tidak ada tanda-tanda yang signifikan.

Penyakit Hipertensi Paru Pada Anak
Penyakit Hipertensi Paru pada Anak
Penyakit Hipertensi Paru Pada Anak umumnya hipertensi primer. Walaupun demikian, penyakit itu masih bisa dideteksi, terutama dapat diketahui apakah anak itu sudah minum, bibir dan kuku jarinya berwarna merah biru. Meski demikian ia harus diimbangi dengan mesin jantung paru di ruang ICU. Dari penanganannya yang sudah-sudah kemungkinan akan bisa sembuh lagi juga amat kecil.
Karena itu sangat penting diketahui bahwa hipertensi paru pada anak dengan penyakit jantung bawaan bisa mucul pada saat si anak masih bayi atau pada saat si anak belum berusia empat tahun. Menurut dokter, penyakit jantung bawaan, kalau sering kena infeksi paru. Menurut kardiolog, hipertensi paru pada anak seumur hidup penderita hipertensi paru harus terus mengonsumsi obat untuk mempertahankan kondisi fisiknya.
Tekanan arteri parunya diusahakan normal, yakni 30-40 mmHg. Jika tekaan itu sudah di atas 40-60 mmHg, itu berarti sudah memasuki tekanan sedang. Tekanan berat adalah yang ukurannya di atas 70 mmHg. Bahkan ada yang pernah 90mmhg.
Sampai saat ini belum ada penyembuhan untuk Penyakit Hipertensi Paru Pada Anak. Fokus utama dari pengobatan yang dilakukan terhadap hipertensi paru adalah menyediakan tahun-tahun terbaik bagi penderita, sehingga dapat membuat si penderita menjalankan aktivitas sehari-hari dan memberikan kualitas hidup yang lebih baik. Tidak hanya diperlukan ketekunan untuk melakukan pengobatan juga semangat dan daya hidup sehingga mereka tetap bisa bertahan dalam menjalani hari-harinya. Dan mungkin yang paling penting dari itu, adalah jangan meremehkan hipertensi paru yang merupakan penyakit fatal karena terkait erat dengan denyut hidup seseorang.
Penyakit hipertensi paru oada anak memang masih belum kurang diketahui oleh masyarakat. Padahal jenis penyakiti hipertensi paru pada anak ini bukan hanya menyerang anak-anak saja namun juga menyerang mereka yang berusia produktif dan juga bisa menyebabkan masalah yang lebih parah lagi yakni adalah seperti kematian. Penyakit hipertensi paru biasanya lebih banyak menyerang wanita dengan usia 20-an dan juga 40-an. Tetapi penyakit hipertensi paru juga bisa menyerang pria, anak-anak serta orang tua. Jika penyakit hipertensi paru ini tidak segera diatasi, maka harapan hidup dari mereka yang menderita penyakit ini hanya bisa mencapai 3 tahun saja.
Penyebab penyakit hipertensi paru yang paling utama hingga saat ini juga masih belum diketahui secara jelas. Namun orang yang mempunyai resiko terserang penyakit ini adalah mereka dengan kondisi penyakit jantung bawaan, mereka yang menderita infeksi penyakit HIV Aids, dan juga segala penyakit yang berhubungan dengan adanya jaringan, penggumpalan darah, obesitas atau juga kelainan yang terjadi pada jaringan ikat.
Gejala Hipertensi Paru
Beberapa gejala dari penyakit hipertensi paru yang harus diwaspadai adalah :
- Sesak nafas
- Cepat merasa lelah yang terjadi dengan menahun
- Sakit pada dada
- Sakit kepala atau pusing
- Pembengkakan pada perut dan juga kaki
- Jantung yang berdebar-debar serta bunyi dari jantung yang lain.
Jika memamg sudah muncul gejala maka sifatnya sudah kronis dan menurut statistik harapan hidup dari mereka yang menderita penyakit ini bisa hanya tersisa 3-5 tahun saja.
Untuk anak-anak yang menderita penyakit jantung bawaan dengan mengalami suatu kelainan yang parah, biasanya dokter akan melakukan tindakan operasi untuk bisa menghindari terjadinya penyakit hipertensi. Dan pengobatan lainnya yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan transplantasi paru, namun ini masih belum dilakukan di Indonesia. Penyakit hipertensi paru pada anak masih belum bisa disembuhkan hingga total. Namun oleh dokter, pasien biasanya akan diberikan beberapa jenis obat-obatan yang bisa membantu dalam meningkatkan kualitas hidup mereka agar lebih baik lagi dan kemudian pasien akan bisa menjalankan aktivitas mereka sehari-hari.
Ketergantungan dari pasien dengan obat-obatan akan berlangsung selama seumur hidup mereka. Kini, dengan seiringnya kemajuan dari teknologi, semakin bertambah lagi pengobatan yang bisa dilakukan oleh mereka yang menderita penyakit hipertensi yakni adalah iloprost. Iloprost digunakan dengan tujuan untuk membantu dalam melebarkan paru-paru dan membantu meningkatkan aliran darah lewat paru-paru. Kemudian bisa membantu dalam memudahkan pernapasan sehingga akan semakin banyak lagi oksigen yang akan bisa disalurkan menuju ke jantung dan menuju ke seluruh tubuh. selain itu, efek samping yang dihasilkan dari iloprost ini adalah sakit kepala dan juga muka merah. Penggunaan dari iloprost ini tidak sama seperti penggunaan inhaler untuk penyakit asma, karena untuk menghirup iloprost ini maka membutuhkan nebulizer yang ada di rumah sakit.
Namun biaya dari pembelian iloprost sendiri masih tergolong mahal, yakni dengan harga Rp. 300rb untuk 20 mikrogran yang digunakan paling tidak 6-9 kali pemakaian. Dan dosis yang bisa dikonsumsi pada pasien biasanya tergantung dari berat badan pasien.
Itulah informasi mengenai penyakit hipertensi paru pada anak dan cara penanganannya. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda semua. Terimakasih.
Penyakit Hipertensi Paru Pada Anak
CARA PEMESANAN KAPSUL DAUN SELEDRI
Berkhasiat Untuk Membantu Mencegah Dan Mengatasi Gejala Hipertensi , Stroke, Reumatik Dan Menurunkan Kadar Asam Urat
Harga Kapsul Daun Seledri 1 Botol isi 45 kapsul = Rp.115.000,-
Paket HEMAT Setiap Beli 3 GRATIS 1 Total Rp.460.000 Jadi Rp.345.000
(Dapat 4 Botol dan Hemat Rp.115.000)
Cara Pemesanan Kapsul Daun Seledri :
SMS ke 0878-8856-6863, tuliskan : Pesan Kapsul Daun Seledri, Jumlah Botol yang dipesan atau Beli Paket Hemat 3botol gratis 1botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap